Friday, July 30, 2004

DIBAKAR CINTA

Tiada siksa nestapa dalam cinta
walau tubuh hatimu luluh dibakar matahari
tiada suka dalam keterpisahan dengan sang terkasih
walau seribu perempuan lain rela mengabdi

Lidahku kelu untuk mendesahkan namanya
biarlah gemeretak bara api unggun Megamendung yang menjawabnya

Tendean, 28 Juni 2004

0 Comments:

Post a Comment

<< Home